Saturday, January 25, 2020

Mengambil Keputusan

 Hallo godd ppl, Sebelum mengenal lebih jauh tentang pengambilan keputusan,  saya akan menceritakan pengalaman saya dalam mengambil keputusan di tempat kerja.


Sewaktu jam kerja, salah satu bawahan saya yang berposisi sebagai operator forklift terlihat bermalas-malasan (idle) sehingga saya mendapat teguran dari atasan saya via CCTV. Lalu saya memutuskan untuk menghampirinya dan menegurnya serta memberikan alternative tentang apa yang harus dia lakukan. Namun operator tersebut tidak terima teguran saya. Dia membela diri dengan alas an mengapa hanya dia yang ditegur sedangkan yang lain tidak dan alas an lainnya. Awalnya dia meng-iyakan teguran saya. Lalu setelah itu dia melanjutkan pekerjaannya dengan urakan, mengendarai forklift dengan kencang dan membahayakan. Saya memutuskan untuk memanggilnya via pengeras suara agar bertemu saya di ruang meeting. Satu panggilan tidak ada respon darinya, lalu saya meminta tolong kepada security untuk menyampaikan salam saya kepadanya. Akhirnya dia menghampiri saya di ruang meeting lalu saya memberikan pengertian kepadanya dan saya bertekad masalah harus selesai di ruangan itu juga. Setelah pertemuan itu saya memutuskan untuk tidak memberika izin kepadanya mengendarai forklift sampai kondisi jiwanya benar-benar tenang demi keselamatan bersama.

Pengambilan keputusan adalah sebuah proses untuk memilih suatu pilihan dari beberapa pilihan yang tersedia dengan mengidentifikasi sebuah keputusan,  mengumpulkan data-data atau infromasi, dan membuat taksiran resolusi alternatif.

berikut 7 langkah dalam pengambilan keputusan:
1. mengidentifikasi keputusan, seperti untuk apa mengambil keputusa, apakah kita berhak dalam memutuskan hal tersebut, dll.
2. mengumpulkan informasi, dengan adanya informasi yang tersedia maka pengambilan keputusan akan lebih mudah.
3.. mengidentifikasi alternatif. perlu juga menyiapkan alternati-alternatif lain agar bisa lebih mempersiapkan jika keputusan yang kita ambil gagal.
4. menimbang bukti -bukti sebagai senjata kita apabila keputusan kita tidak di terima
5. memilih diantara alternatif, maksudnya pilihlah alternatif yang medekati menguntungkan kedua atau lebih pihak.
6. berbuat;ah. karena percuma jika berpikir terlalu lama tanpa aksi. semua hanya dalam angan-angan.
7. tinjau kembali keputusan tersebut. apakah keputusan itu tepat baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang dan apakah dapat digunakan kembali pada periode yang akan datang dengan isu yang sama.

Menurut George R. Terry, dasar-dasar pengambilan keputusan yang saya ambil berdasar pengalaman diatas:

a.       Intuisi
Intuisi merupakan suatu proses bawah sadar/tdk sadar yang timbul atau tercipta akibat pengalaman yang terseleksi. Pengambilan keputusan yang berdasarkan atas intuisi atau perasaan memiliki sifat subjektif, sehingga mudah terkena pengaruh. Saat kejadian tersebut terjadi saya mengambil keputusan secara sadar.
b.       Fakta
Pengambilan keputusan berdasarkan fakta dapat memberikan keputusan yang sehat, solid, dan baik.  Dengan fakta, maka tingkat kepercayaan terhadap pengambilan keputusan dapat lebih tinggi, sehingga orang dapat menerima keputusan-keputusan yang dapat dibuat dengan rela dan lapang dada. Fakta bahwa operator tersebut sedang idle, fakta bahwa dia mengendarai forklift secara urakan.

c.       Wewenang
Dalam hal ini saya mengambil keputusan tersebut karena secara struktural posisi dia berada dibawah kendali saya dan saya memiliki wewenang sebagai atasannya dan bertanggungjawab terhadap pekerjaanya.

 Itu pengalaman saya, kalau pengalaman kalian gimana??

No comments:

Post a Comment